Contoh Proposal Sponsorship dan Pemahaman Dasarnya

Contoh Proposal Sponsorhip Dan Pengertiannya – Sahabat, tempaknya lebih baik kita sebeum membahas mengenai contoh proposal maka sebaiknya untuk kita membahas seluk beluk mengenai proposal sponsorship. Proposal ini bisa di artikan sebagai bentuk pengajuan yang di gunakan untuk permohonan, kemudian juga bisa untuk penawaran entah itu berupa ide ataupun rencana kepada pihak lain supaya bisa memperoleh dukungan. Baik itu yang memiliki sifat izin, ataupun persetujuan dan bisa yang lainnya pula. Proposal ini juga bisa di artikan sebagai sebuah tulisan yang di pakai oleh seorang penulis yang memiliki tujuan untuk menjabarkan ataupun juga bisa untuk menjelaskan untuk sebuah rencana serta rencana ataupun tujuan untuk kegiatan kepada si pembaca. Ingin lebih tau lagi dan apa saja contoh proposal sponshorship ? Silahkan simak artikelnya dibawah.

Apa Itu Fungsi Contoh Proposal Sponsorship?

Lalu apa fungsi proposal tersebut? Berikut fungsi dari proposal yang perlu untuk Anda ketahui;

  1. Di gunakan untuk melakukan penelitian yang berhubungan dengan Agama, social, politik, ekonomi dan budaya.
  2. Di gunakan untuk mendirikan usaha yang kecil menengah atau besar
  3. Di gunakan untuk pengajuan tender dari lembaga-lembaga yang ada di kepemerintahan atau swasta.
  4. Di gunakan untuk mengajukan kredir kepada Bank
  5. Di pakaai untuk mengadakan acara seminar, kemudian diskusi kemudian pelatihan dsb.

Jenis-jenis Contoh Proposal Sponsorship

Jika kita golongkan secara umum maka proposal ini bisa di bedakan menjadi 4 jenis

  1. Proposal Bisnis

Contoh dari proposa bisnis ini yaitu proposal yang berkaitan dengan dunia usaha baik itu untuk perseorangan ataupun untuk kelompok, bisanya di gunakan dalam melakukan pendirian usaha ataupun untuk kerja sama.

  1. Proposal Penelitian

Jenis proposal yang satu ini memang lekat dengan dunia akademisi, biasanya ini di gunakan dalam pembuatan skripsi tesis dan lainnya. Isi dari proposal inipada umumnya di gunakan daam pengajuan kegiatan penelitian.

  1. Proposa proyek

Proposal proyek tersebut lebih mengacu pada dunia kerja yang berisi tentang serangkaian rencana bisnis ataupun untuk komersil  contohnya saja yang paling sering kita jumpai pada proposal proyek pembangunan.

  1. Proposal Kegiatan

Biasanyaa ini di gunakan untuk mengajukaan rencana untuk sebuah kegiatan yang bersifat individu maupun kelompok. contohnya ini untuk kegiataan dalam pentas seni budaya.

 

Nah kemudian jika kita dasarkan pada bentuknya maka proposal ini terbagi menjadi 3 jenis yaitu;

  1. Proposal dalam bentuk formal

Secara umum pada proposal formal ini mempunyai 3 bagian utama mulai dari bagian pendahuluan, isi proposal dan kemudian bagian pelangkap untuk penutup. Bagian pendahuluan ini terdiri dari; sampul serta halaman judul, kata pengantar, ikhtisar, kemudian daftar isi, serta pengesahan permohonan.

Selanjutnya untuk bagian isi proposal ini terdiri atas; Latar belakang, kemudian pembatasan masalah, tujuan ruang lingkup, pemikiran dasar, metodologi fasilitas, susunan panitia atau personalia, keuntungan dan kerugian, waktu dan juga biaya.

Kemudian pada bagian pelengkap penutupnya berisi mengenai daftar pustaka, lampiran, tabel, dsb.

  1. Proposal Non Formal

Proposal non formal tersebut memang tidaklah selengkap proposal yang formal dan ini biasanya di sampaikan dalam memorandum atau surat. Di dalam proposal non formal ini tentunya juga harus mengandung beberapa hal sebagai berikut; masalah, saran, pemecahan, dan juga permohonan.

  1. Proposal semi Formal

Proposal semi formal ini sebenarnya juga hamper ama dengan proposal yang non formal, karena juga tidak lengkap seperti yang formal.

Contoh Proposal Sponsorship Tentang Event Lomba PBB

Jika kita sudah melihat beberapa hal dasar mengenai proposal tersebut maka kali ini kita akan melihat contoh proposal sponsorshipnya;

Sistematika Proposal

BAB I

  1. Latar Belakang
  2. Tema
  3. Tujuan
  4. Ruang Lingkup
  5. Jenis Kegiatan

BAB II

PELAKSANAAN

  1. Waktu dan Tempat Kegiatan
  2. Persyaratan dan Ketentuan Lomba
  3. Pendaftaran
  4. Juri
  5. Susunan Panitia (Terlampir)
  6. Jadwal Kegiatan (Terlampir)
  7. Rincian Dana (Terlampir)
  8. Penutup

SUSUNAN PANITIA LOMBA PBB TINGKAT SMP/Mts dan SMA/SMK/MA SEDERAJAT

SE-KALIMANTAN SELATAN

  1. Penanggung Jawab
  2. Ketua Pelaksana
  3. Wakil Ketua
  4. Sekretaris
  5. Bendahara
  6. SEKSI – SEKSI
  7. JADWAL KEGIATAN LOMBA; Hari / Tanggal, Waktu, Kegiatan
  8. Rencana pembiayaan kegiatan
  • Rencana pengeluaran
  • Penawaran sponsorship
  • Ketentuan sponsorship
  • Surat kesediaan berpartisipasi

BAB III

PENUTUP

Nah itu tadi contoh dari sistematika pembuatan proposal untuk sponsorship, jika Anda sudah memperhatikan format proposal seperti yang di atas, maka selanjutnya Anda perhatian unsure yang vital dari proposal;

  1. Latar belakang masalah.

Dikemukakan karena adanya kesenjangan antara harpan dan juga kenyataan, baik itu merupakan kesenjangan dari teoretik ataupun kesenjangan yang praktisyang tentunya ini akan dapat melatarbelakangi masalah yang di teliti, selain itu juga di paparkan dengan ringkas dan mengenai masalah teorinya, hasil-hasil dari penelitian, kesimpulan dari seminar, serta kemudian diskusi ilmiah ataupun pengalaman pribadi yang berkaitan erat berhubungan dengan dengan masalah yang di teliti, dengan hal yang demikian itu maka masalah yang di pilih dan kemudian di teliti bisa mendapatkan landasan yang tentunya berpijak dengan lebih kokoh.

  1. Rumusan masalah

Rumusan masalah yang baik ini akan dapat menampakkan variable-variabel yang di teliti dan juga dapat di uji secara empiris, Rumusan masalah ini biasanya di nyatakan dengan pertanyaan-pertanyaan yang secara tersurat, yang ingin di carikan jawabannya. Nah dalam hal ini maka rumusan masalah ini sebaiknya di susun secaara singkat, padat dan tentunya memiliki isi yang jelas yang di wujugkan dalam kalimat Tanya.

  1. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian tersebut di ungkapkan pada sasaran yang ingin untuk di capainya. Nah untuk tujuan penelitian ini tentunya mengacunya pada rumusan penelitian yang berupa pernyataan.

  1. Hipotesis

Hipotesis ini juga bisa di katakana sebagai jawaban sementaraa terhadap permasalahan penelitian, tentunya hal ini supaya supaya hubngan Antar masalah yang di teliti dengan jawabannya akan lebih jelas, untuk hipotesis ini biasanya di tuangkan dalam bentuk kalimat pernyataan. Ini juga drumuskan secara singkat, padat dan juga jelas, serta ini bisa diuji secara empiris, untuk menyatakan pertautan antara dua variabel atau bahkan lebih.

  1. Asumsi penelitian

Asumsi dalam penelitian ini merupakan anaggapan dasar mengenai suatu hal, yang bisa di jadikan untuk pijakan dalam berfikir serta bertindak untuk melaksanakan penelitian.

  1. Manfaat penelitian

Manfaat pentingnya penelitian ini  di gunakan untuk memaknai betapa entingnya penelitiab yang di lakukan tersebut, dalam bagian ini tentunya berisi mengenai alasan kelayakan masalah yang di teliti.

  1. Ruang lingkup dan Keterbatasan Penelitian

Pada fase ini dikemukakan karena sering dari peneliti sering menghadapi keterbatasan ruang lingkup kajian harus dilakukan karena dengan alasan-alasan yang berbau procedural seperti teknik penelitian, ataupun karena adanya alasan untuk logistik. keterbatasan untuk penelitian ini dikarenakan kendala yang bersumber mulai dari adat, kemudian tradisi, etika, serta kepercayaan yang tidak  dapat memungkinkan peneliti bisa mencari data yang diinginkannya.

  1. Kajian pustaka

Disini biasanya memaparkan teori-teori yang di susun yang di dasarkan dari kemutakhiran serta relevandi yang di butuhkan dalam penelitian.

  1. Definisi operasional.

Definisi operasional merupakan definisi yang dirumuskan yang berdasarkan hal yang bisa diamati oleh peneliti, Hal ini sangat diperlukan terutama pada istilah-istilah yang berhubungan dengan konsep-konsep pokok di dalam penelitian juga di gunakan untuk menghindari perbedaan persepsi.

Demikian Informasi mengenai contoh proposal sponsorship, semoga bermanfaat.