Contoh Puisi Pendek Bebas Terbaru Tentang Apa Saja

Contoh Puisi Pendek Bebas Terbaru Tentang Apa Saja – Puisi siapa yang tidak tahu puisi ? Puisi merupakan salah satu karya seni tulis selain pantun. Ada perbedaan antara puisi dan juga pantun. Puisi merupakan karya seni tulis yang digunakan untuk kualitas ekstetikanya. Banyak sekali tujuan dan macam – macam puisi dibuat ada yang untuk menyampaikan aspirasi dan juga yang yang lainnya. Dibawah ini akan dibahas beberapa contoh puisi pendek bebas baru 2016 tentang apa saja yang dikutip dari beberapa sumber yang bisa kalian gunakan.

Kumpulan Contoh Puisi Baru Dan Pendek 2016

Judul : Merdeka Dalam Euphoria
Oleh: Nyi Parah

Tuan berlomba panjat pinang
Sikut kiri, tendang kanan
Kawan bertanduk menjadi lawan
Sahabat dekat suguhkan khianat

Tuan berlomba panjat pinang
Sikut kiri tendang kanan
Taring tersembul di balik topeng pencitraan
Demi sebuah kekuasaan

Bila Tuan berlomba panjat pinang
Kursinya njomplang
Kawula tunggang langgang
Emas berlian pun melayang
Ikut plesiran ke tanah sebrang: lupa pulang.

Judul : Untuk Sang Presiden
Oleh : Shack Kill

Cakrawala di langit ke-16 sudah menulis takdir
Panjang bambu-bambu pun sudah mengukir
Ini sebuah sejarah dari sang proklamator
Kenapa harus ternoda oleh si koruptor?

Lihat kawanku diseberang kali
Mereka menangis untuk sebuah nasi
Meski sesuap, syukur akan mengalir dihati

Hari tujuh belas telah pergi
Enam puluh tahun lebih kita berjalan
Kau sadar itu, Pak Presiden?
Perubahan macam ini yang tertuang di kitabmu?

Judul : Bebas
Oleh : Thoriq All intsani

Kini,
Benih-benih itu mulai tumbuh!
Mengakar dalam bentala

Lalu bercabang

Bergelayutan,
Menembus lorong-lorong langit.

Mencipta warna
Dan sinar-sinar

Untuk menerangi dataran yang dulunya gersang,
Oleh hati tak berperikemanusiaan!

Dan kini,
Telah lahir kembali
Anugerah kebebasan …
Bagi setiap nafas dan kehidupan.

Judul : Syukur
Oleh : Fuji Naomi

Di riuh dedaunan berteduhku memejamkan mata.
Angin berhilir dari arah pantai menerjang bak gelombang ombak ketenangan.
Batu karang masih mematung kokoh.
Langitpun masih cerah membiru.

Rasa syukur selalu menyelimuti kalbu Kala aku duduk di antara serpihan sisa-sisa bencana yang
menuntun penaku menulis tentang-Mu. Terimakasih Tuhan karna Engkau hanya mengambil sebelah kakiku,
tidak dengan kedua mata dan tanganku.
Ini adalah kenikmatan secuil yang di berikan Tuhan.
Aku bahagia kini semua telah kembali normal.
Walau tak sama saat Ayah dan Ibu masih ada.

Aku tidak sendiri kan Tuhan ?
Ada Engkau yang akan menuntun langkahku. Maafkan aku, kami atau para hamba yang tak pernah bersyukur dan hanya bisa menghela nafas melirihkan lafaz ” Astagfirullohaladzim.”

Ya Allah… Aku berjanji, bahwa tiada Tuhan selain Allah dan
Hanya kepada-Mulah aku menyembah.
Maha besar Allah sang maha pencipta semesta alam.

Contoh Puisi Pendek Bebas 2016

Judul : Janji Hati
Oleh: Bee Benz

Aroma senja berganti
Rinai hujan tak henti membasahi
Dalam hati sepi terukir sebuah janji
Janji yang kan kujaga sampai mati

Hati, haruskah begini
Tercabikcabik sepi terkoyak lagi
Hati, haruskah luka lagi
Saat cinta yang membara tersiram padam kehendak Ilahi, mati
Hati, haruskah begini
Memaklumi sujudku dan berlututmu tak dapat satukan hati

Janji
Satu kata yang harus dijaga
Walaupun aku dan kau tak lagi menjadi kita

Judul : I Give You my Promise
Oleh : Van Arie Febrian

Lihatlah aku berdiri, berpijak pada langit hitam
Melihatmu di taman, duduk bersandar
Pipimu basah akan air mata
Menahan sakit dan perihnya luka

Apa yang terjadi, Tuan Putri?
Kenapa kau rela menangis?
Bukankah sebentar lagi rasa sakit itu akan hilang?
Seharusnya bukan air mata yang keluar,
Tapi bersyukur kepada Tuhan, yang telah memberimu umur panjang

Dunia kita sudah berbeda
Seharusnya Tuan Putri senang, aku telah menepati janjiku
Melepas semua penderitaanmu
Dan menyatukan hati kita selamanya
Kini semua sudah berakhir
Selang infus yang mengganggumu sudah terlepas
Melanjutkan hidup, tanpa rasa sakit yang sekian lama menggelayut

Judul : Tak Akan Pernah Menyerah Pada Janjimu
oleh: Erni. J

BACA :  Contoh Teks Eksemplum Beserta Strukturnya

Hei… Kamu!
Iya, kamu. Kamu yang kusebut suami
Buku sejarahku telah penuh dengan kalimat-kalimat janjimu
Aku tau, kamu semanis merpati jantan yang takkan ingkar janji pada betinanya
Namun, kamu sering menggantung janji-janjimu
Tenang, aku tidak jahat
Aku akan setia, setia menanti
Aku, takkan menyerah dalam menanti

Judul : Menunggu Pulang
Oleh : N.A Nugraha

Sorot indah iris biru
Elok nan sejukkan kalbu
Bagai purnama di malam syahdu
Ukir kisah sepasang insan
Alangkah senang beradu pandang
Hai engkau wanita pujaan

Jerat aku dalam manismu
Aku rindu, memelukmu, merangkulmu, meraihmu dalam ikatan
Nanti ku kan pulang, habiskan segala rasa lelah
Jika aku tak kunjung datang
Ingatlah aku tlah menunggumu di surga

Judul : Mengais Janji
oleh : V.n Aini

kekata madu menyembilu
menyayat rasa di tiap kelasah
kala jemari waktu membunuh asa
hanya derai lara yang membuncah

rinduku berdarah,
hatiku meronta,
mengais setitik janji tak tersisa
cinta tak lagi bernyawa

kenapa sang waktu begitu angkuh?
Meninggalkanku menyerpih dalam sepi
menjelma abu kelabu
hingga musnah tertiup pawana

Judul : Perjalanan
oleh : Nderie Sunheyy

Berada diantara orang-orang berbeda.
Terlihat , terdengar
orang saling berdesakan
artis jalanan naik turun
bergantian menghibur para penumpang.

dengan lagu-lagu Khas
Yang kadang mengundang tawa, menghapus luka.
Menghadirkan makna, penyemangat jiwa.

Jiwa tuk bangkit berjuang
menyambut janji Tuhan
untuk masa depan yang lebih baik.

Waktu kian melaju,
menepis semua keraguan hati.
Membawaku pergi menjauh meninggalkan masa lalu.
menembus angan,
menerjang aral melintang.

Menatap dengan berani
indahnya mimpi-mimpi
yang telah lama tergenggam erat.

Contoh Puisi Terbaru 2016 Dan Terlengkap Tentang Apa Saja

Judul : Mana janjimu??…
Oleh : Kunti Tajir

Selama ini telah kutagih janjimu..
Untuk menemuiku disuatu tempat…
Tempat dimana pernah bertemu…
Dulu, saat indah yang telah kau lupakan….

Bermain, tertawa, bergembira…
Tapi… sekarang hanya apa?…
Tangisan, linangan airmata, dan kesedihan…
Tega hatimu meninggalkanku…

Sampai kini…
Kutetap menunggu di Padang rumput itu…
Hingga..
Nafasku tak akan terhembus lagi…..

Judul : Janjimu Itu Mitos
Oleh : Adrikni Luthfa

Awalnya sebuah kata-kata indah
Yang menjulang bagai rumah megah
Berhiaskan bunga mawar merah
Harumnya bertiup di pagi cerah

Tapi duri menggores gegabah
Menumpahkan berjuta sel darah
Menenggelamkan manusia hingga arwah
Menghilang bersama lunturnya gairah

Judul : Negeri Surga
Oleh : Eko Setyo Pambudi

Masih teringat perjuangan dulu
Tanpa lelah tanpa arah
Kau maju dengan sebilah bambu
Hempaskan musuh menghujam jantung

Setetes keringat menjadi darah
Darah menetes menjadi tuah
Tuah karena sebuah panah
Panah yang kau hujamkan ke segala arah

Kini perjuanganmu tak sia sia
Negeri surga yang kau perjuangkan sudah merdeka
Merdeka dari penjajah Belanda
Tapi tidak untuk masyarakat kita

Janjimu selalu teringat di telinga
Ketika kau ucapkan janji setia untuk menjaga negeri ini
Ketika kau ucapkan sekali kau ambil tanah kami, kau akan mati!!
Ketika kau berjuang mempertahankan negeri surga ini

Pahlawan, kini kami harus kembali berjuang
Berjuang untuk mereka
Mereka yang butuh kita
Mereka yang hanya mampu makan sebungkus berlima

Tuhan, maafkan kami tak bisa tepati janji
Maafkan kami yang gagal menjaga negeri surga ini
Tuhan, bantu kami berdiri
Berdiri untuk melawan para penjajah penjajah berdasi.

Judul : Kosong
Oleh: Megumi Ai Chan

Di bawah payung langit kau terdiam.
Menatap lelehan hujan yang kian lebat.
Membiarkan asamu larut terserap.

Kau menunduk penuh sayatan luka.
Meraba jengkal hati yang terluka.
Manik coklatmu menerawang.
Menembus waktu dan ruang.
Menatap singasana megah, yang seharusnya kau ada disana.

Perempuan ayu itu merenda suka.
Kau menyulam lara.
Bait melodi dari serenade terindah telah pudar.
Berganti tawar hati yang terdusta janji.

Kumpulan Contoh Puisi Pendek Tentang Ibu, Sahabar Dan Cinta 2016

Judul : Akhir sebuah Janji feat Pledge
Oleh : Ras feat The Gazette.

BACA :  Contoh Argumentasi Sebab Akibat Akibat Sebab Pendek

Secara sadar aku menikmati kesakitan
Secara nalar aku bercumbu dengan kepedihan

Dibasuh hari-hari pilu yang mencabik rasa sayang, aku berjalan tenang menghadapi kematian

Kubur… Sudah kukubur penyesalan.

Bejana kaca biaskan cincin tanda pertunangan, yang kuletakan beserta mawar putih tanda perkenalan.

Air mata kini telah mengkristal lemah
Kupungut dan kulepas pelan kedalam bejana yang sama

Kata-kata terakhir kita menata mimpi yang sama… Jangan lepaskan…

Seakan kita pastikan kesucian cinta kita, sebuah kesedihan menyelimuti dua insan yang esoknya tak akan pernah bersua kembali

Jangan jatuhkan tangis lagi!!!

Bernyanyilah!!!

Semua layaknya seperti musim yang akan berganti.

Tapi jangan lupakan satu hal yang pasti, sang mimpi akan terus persatukan kita dalam abadi.

KHIANAT JANJI
Oleh Glen Tripollo

Seri di wajahmu perlahan memucat pasi
Ketika ada di hadapanmu aku berdiri
Kaupikir aku tuli?
Kaupikir aku mati?

Kaumulai terbata-bata dalam bicara
Seribu alasan teruntai dalam retorika
Kaupikir aku buta?
Kaupikir aku tiada?

Tegang gemetar kau di depanku
Tak kuasa kau menahan malu
Kaupikir aku bisu?
Kaupikir aku dungu?

Semua ucapan manismu kala itu
Semua ucapan indah yang membelengguku
Semua mimpi tinggi yang merasuk ke dalam sanubariku
Semua itu hanyalah kata-kata palsu.

Tak usahlah kau berjanji lagi, jika khianat yang selalu terbukti.

Judul : Loving Star
Oleh : Ella Cbiehae

Sinarmu tak pernah pudar
meski ribuan kawananmu berpijar

Kau memancarkan cahaya
namun tak pelak membuatku ingin memejamkan mata

Tuturmu penuh makna dan cinta
kehangatan maya yang terlampau nyata

Hatiku menggebu,
ingin rasanya kau menatapku saat aku melihatmu

Aku tergagap,
hanya bisa berdiri di sisi gelap

sebuah sisi dimana aku bisa melihatmu, meski tak bisa merasakan hangatnya sinarmu.

KOSONG
Oleh: Bee Benz

Malamku sepi
mAkian menjalar jadi benci
maLamku sepi
padAm sudah hasrat hati
malaMku sepi, sendiri

Purnama menggingatkanku
Eranganmu di malam pertama itu
Rintihan yang tak dapat kuredam
Tertahan di dalam tenggorokan
Ahh matamu terpejam lama sekali
Malammalamku kosong lagi
Alam, dia telah pergi…

Malam pertama berpisah, malam terakhir berjumpa.

Contoh Puisi Bahasa Indonesia Sederhana

Judul: Adakah pengampunan?
Oleh: Yani S

Engap!
Gelap!
Senyap!

Ini pertama aku merasakan
cumbuan tanah yang menghimpit badan
gelap tiada penerangan.
Apa ini imbalan?
Atau kenikmatan?

Tuhan…
terlambatkah untuk meminta ampun

gemetar saat tiba-tiba mendengar suara langkah.

Itukah Munkar dan Nakir?

Judul : Seven Phase
Oleh : N.A Nugraha

Deru napasmu menderu
Terus beradu dalam syahdu
Aku?
Oh, Tuhan … aku telah hanyut dalam fantasiku
Memainkan jemari, nakal menyentuh apa yang kuanggap tabu

Aku berjanji
Tak terlalu larut dalam imajinasi
Sungguh, ini di luar kuasaku untuk berhenti
Tak kuacuhkan cahaya temaram yang kian gelap
Kini batinku berucap … malam ini akan terasa panjang, sobat

Rajutan benang-benang halus kian lepas
Pupilku melebar … memandangi segala siluet hitam nan memesona
Sedikit menggeliat, buatku memacu napas
Lamat-lamat buatku hanyut kian terpana
Kau … maafkan aku telah tega buatmu memanas

Satu
Pelan membelai rambut lurusmu
Dua
Perlahan merambah kening manismu
Tiga
Oh, tidak … jemariku hilang kesabaran
Empat
Kuyakin tubuhmu menghangat
Lima
Kudapati desahan lembut menyapa telinga
Enam
Segalanya memuncak … sakit, namun perlahan menenangkan
Tujuh
Meluruh, lusuh, beradu dengan peluh

Tidak … harusnya kuabaikan ini
Menutup mata, lalu beranjak pergi
Tinggalkan semua rasa frustasi
Sadarkan diri
Tak perlu acuhkan layar tujuh inchi

Contoh Puisi Karya Teman-Teman

Judul : Kini Berbeda
Oleh : Rogerto Liem

Jatuh seluruh tubuh
Remuk talu menderu
Jenuh perut bergemuruh
Aku menunggu ragu

BACA :  Contoh Paragraf Generalisasi Analogi Sebab Akibat Singkat

Kali ini sepi
Tak ada teriakan
Kali ini sunyi
Tak ada omelan

Pada malam pertama
Saat ibunda tak ada
Pulang menghadap Tuhan
Sisakan batu nisan

Judul : Never
Oleh: Bagas Hirawan

Bulan masih bersinar begitu indahnya.
Dua bintang yang berdekatan seperti kita saat bersama.

Namun tahukah, sesungguhnya mereka berjauhan diatas sana.
Apa itu mencerminkan kita juga?

Sementara angin malam ini membekukan kita di bangku taman.
Tubuhmu terasa begitu dingin, tapi ini pertama kalinya, aku merasakan kehangatan.
Saat kau tidur di pangkuan.

Melihat wajahmu yang tersenyum begitu tenang.
Ingin aku katakan perasaanku yang terpendam.

Hanya saja, kau tertidur dengan berlinangkan air mata.
Hingga semua seakan sia-sia.

Mungkin sebelumnya kau berkata, “inilah akhirku”
Saat itu juga aku tidak tahu apa yang harus kulakukan.
Kini perasaanku terhadapmu tak akan pernah tersampaikan..

Tak akan pernah…

Contoh Puisi Untuk Referensi Belajar Menulis Puisi

Judul : ILUSI
Oleh: Adinda zetya salsabila

Menangkup hati di rentangan dua jemari
Gemintang berbinar tanpa pudar
Temaram menyelam

Bermandikan cahaya dewi malam
Kala janji terlafadz tak teringkari
Jutaan kata pujangga kau ucapkan
Memuisikan sirat makna tak terlihat

Kini kutatap bayangmu
Mengagumi guratan sempurna yang Maha Kuasa di wajahmu
Meradang tiap getir yang ku telan
Dekap hangatmu, rindu senyummu, manis cintamu
Itu Pal-Su
Aku hanya bisa menatapmu
Dan malam menjadi saksi cinta bungkamku

Judul : going under
Oleh : ryukie kudo

aku berdiri diruang mimpi
di ruang asing . di ruang kosong
berdiri dalam kelam
di balut kegetiran mimpi

senyuman hangat pun hilang pergi berasama senja
lenyap tersapu ombak waktu yang tak pernah bisa menunggu
harapan pun lenyap bagai embun pagi yang menguap di udara

aku kembali terjerat sepi
terjebak dalam kelam bayang
menanti malam terus berganti
hingga ajal menghampiri
aku hanya berdiri di sini
ditempat sepi , sendiri . .

Judul : Sajak Lingkar Mungkar
Oleh : Ras Za’el The Belial

Hilang, kemana?
Datang, kenapa?

Lingkar munafik tebarkan serpih kaca, potret mungkar berkelakar tertawa hina

Tajam menyayat perih hingga menjadi mayat, tapi sang bangsat-bangsat tetap menjadi bangsat

Bahkan suryakanta tak mampu melihat maut, yang gontai menunduk ingin merenggut

Hilang, kemana?
Datang, kenapa?

Dasar rayap! Makan saja hingga kau muntah! Hingga tumbuh batang mawar dalam lambung harta…

Hilang, kemana?
Datang, kenapa?

Judul : KUTU KU TUKU TU
Oleh : Glen Tripollo

Dahulu KUTU hanya ada di rambut …
Menggigit kulit, menghisap darah …
Bertelur dan kemudian berpindah …

Kini KUTU menyebar dan meluas makna …

KUTU buku di sekolah …
Bersembunyi dari keramaian, berdiam di perpustakaan …
Menggigit mimpi, menghisap ilmu pasti …

KUTU loncat tak sekedar binatang …
Tapi juga manusia yang terlalu lincah dan petakilan …
Menggigit aktif lewat tindakan, menghisap perhatian …

KUTU busuk menyebar di balik konspirasi …
Berhati hampa, tak bermoral …
Menggigit kepercayaan, menghisap kekayaan …

Aku bukannya mati KUTU … maka …
KUTUmpahkan ide sederhana ini…
KUTUliskan ke dalam sebuah puisi tak berarti …

KUTU mati … mati KUTU …
KUTU anjing, KUTU air, KUTU daun …
KUTUnggu mereka tuk ikut berluas makna …

Judul : Mahkluk Menyebalkan
Oleh : Van Arie Febrian

Kutu … kau bersembunyi di balik rambut
Menjejakkan kaki kecilmu di kulit kepala
Menancapkan gigi tajammu untuk menghisap darah

Kutu … memangnya kau punya gigi?
Bagaimana caramu menghisap darah?
Darimana asalmu datang, hingga kau bisa gentangan di balik rambut?

Kutu … kau sungguh menyebalkan
Apa kau juga berteman dengan ketombe?
Jika iya, kalian adalah tag team yang hebat
Serangan gatal kalian lancarkan bersama

Demikian tadi diatas adalah kumpulan contoh contoh puisi terbaru 2016. Terimakasih kepada para pembuat contoh puisi diatas, jika ada yang merasa dirugikan bisa menghubungi halaman Contact Us / Hubungi Kami. Untuk referensi lainnya bisa kalian baca disini :

http://bericontoh.com/pelajaran/

https://id.wikipedia.org/wiki/Puisi

Share This