Contoh Cerpen Tentang Cinta Dalam Hati

Contoh Cerpen Tentang Cinta Dalam Hati – Cerpen, apakah kalian sudah tau apa itu cerpen ? Atau ada yang masih bingung membedakan antara cerpen dan juga novel ? Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek, namun kali ini tidak akan membahas pengertian dari novel maupun pengertian cerpen. Pada kesempatan ini, akan dibahas kumpulan beberapa contoh – contoh cerpen tentang cinta singkat yang pastinya terbaru 2016 yang mungkin bisa dijadikan sebagai sumber referensi dari internet.

Ini merupakan seri kumpulan contoh – contoh puisi “Bagian 1” dimana nanti akan dibahas lagi contoh puisi tentang cinta di artikel – artikel selanjutnya. Jadi buat kalian yang suka membaca cerpen tentang cinta contohnya, bisa mengunjungi artikel selanjutnya di “Bagian 2”.

Contoh – Contoh Cerpen Tentang Cinta Dalam Hati

Dibawah ini merupakan salah satu contoh cerpen tentang cinta dalam hati, yang pastinya cerpen bagus dan menarik untuk dibaca atau dibagikan di sosial media.

Judul : Pagi Cinta

Karya : Amel Yanti

Seperti biasa, di pagi yang cerah ini aku menjalankan hobiku. Lari pagi.
Berlari di jalan panjang menuju desa tetangga sungguh menyenangkan. Diapit oleh hamparan sawah dikiri kanan jalan menambah indahnya alam. Kuisikan paru-paruku dengan udara yang segar.

Memang tak ada yang spesial disini. Mengingat aku sering kesini jadi aku bisa tahu, bahkan sangat hapal dengan semua orang yang kulewati. Tak terkecuali kegiatan sehari-hari mereka.

Seperti biasa aku berlari dari rumah hingga perbatasan kampung tetangga. Saat aku mengistirahatkan kakiku sejenak. Tiba-tiba saja dada ini terasa sesak seakan-akan paru-paru ini kekurangan oksigen. Hal yang tak mungkin terjadi mengingat aku rajin berolah raga. Ditambah detak jantungku yang tak beraturan. Disaat mata ini terpaku pada sosok yang tengah berlari kecil melewatiku.

BACA :  Yel Yel Pramuka Seru Dari Lagu Bento

Ingin rasanya aku mengejarnya. Tapi entah kenapa tubuhku seakan-akan lumpuh. Bahkan mengeluarkan suara terkecilpun tak bisa.

Ada apa denganku.
Siapa dia sebenarnya.

Hanya itu yang terus terngiang di otakku.
Kurelakan dia terus berlari menjauhiku. Bukannya pengecut. Tapi untuk bisa berdekatan dengan seseorang yang spesial, kau butuh mental baja dan wajah badak.

Hingga di hari berikutnya. Aku sudah siap bertatap muka dengannya. Walaupun untuk mengucapkan kata ‘Hai’ saja aku harus berlatih di depan cermin berhari-hari.

Dan kenyataannya memang tak mudah. Baru saja aku melihatnya berlari dari arah berlawanan. Dengan jarak yang berkilometer jauh dariku. Kaki ini sudah gemeteran. Tak sanggup untuk melangkah lagi.

Dan aku pun hanya bisa terdiam saat dia melewatiku.

Bodoh.
Itulah aku. Hanya melihat senyum khasnya dari jauh saja aku sudah tak berdaya. Apalagi saat aku bicara dengannya. Sudah pasti dia akan ilfil padaku.

Tapi aku tak boleh menyerah.
Sebagai lelaki, aku tak boleh kalah. Apalagi dalam masalah percintaan.

Dengan info-info akurat yang aku dapatkan dari penjaga warung perbatasan jalan. Akhirnya aku mengetahui dia adalah anak kepala desa disana. Sonia namanya. Maka, hari ini sekali lagi aku beranikan diri untuk menyapanya.

Dia sempat berhenti saat aku menyapanya. Gugup memang, tapi ini harus dilakukan agar bisa mencapai tahap selanjutnya atau tidak sama sekali.

Gadis berambut sebahu itu hanya tersenyum padaku. Tanpa peduli uluran tanganku, dia tetap berlari menjauhiku.

Apakah aku tidak pantas berteman dengannya. Membalas sapaanku saja dia tidak mau.

Hari berikutnya, aku datang lagi ke jalan ini. Tak ada semangat hari ini. Walaupun padi-padi disana menari indah saat diterpa angin. Tetap saja tatapan mata ini kosong–hampa. Belum ada aku mengutarakan semua isi hatiku padanya. Aku sudah merasa kalah saat dia tak mau menerima salamku.

BACA :  Yel Yel Pramuka Gokil Lucu Bahasa Jawa

Namun tetap saja. Tiap kali dia melewatiku. Senyuman manisnya tak pernah pudar.

Sonia ….
Tak bisakah kau menerimaku.

Hari ini, adalah hari terakhirku disini. Sebelum kembali aku putuskan untuk mengutarakan semua isi hatiku. Tak peduli dengan hasilnya.

Tepat dia melewatiku. Langsung saja aku meraih tangannya. Terlihat dia sangat terkejut dan berusaha untuk melepas cengkramanku. Tapi aku tak peduli.

Setelah mengucapkan semua isi hatiku. Dia mulai tenang dan tersenyum padaku.

“Maaf, kita tak bisa bersama. Karena kita berbeda. Matahari akan meninggi, sebaiknya kau pergi dengan tenang sebelum terlambat.”

Itulah kata terakhir darinya. Perlahan-lahan tubuh ini mulai berbaur menjadi satu dengan cahaya mentari.
‘Selamat pagi cinta’ hanya itu yang bisa kuucapkan.

Bagaimana contoh cerpen singkat tentang cinta di dalam hati diatas ? Jika ada yang merasa dirugikan dengan artikel ini bisa menghubungi halaman Contact Us, namun untuk mengapresiasi sang penulis mohon untuk membagikan artikel ini ke sosial media. Di artikel selanjutnya akan di publish lagi kumpulan contoh – contoh puisi bagian atau part selanjutnya, jadi tunggu di blog BeriContoh.com